Digital Artwork, Illustration 2D, Traveling Photography, Swinging Friends Makassar, The Blues CFC, Creative Design.

Email: gynecosid@gmail.com

 

Thought via Path

When Indonesian who do not love their leader, run from now. Good morning from where’s my heart is always grateful. – Read on Path.

I don’t know why I do love you at this moment, If you are my future, I’ll become your being my wife rykanita.

I’m sorry if I always hurt you. I hope we’re always together rykanita.

Captain Amerika is back. #amerika #hero #mad

Captain Amerika is back. #amerika #hero #mad

I couldn’t wait for discussing today.
“Dedikasi Pedagogi” at D’graph’s home. – View on Path.

I couldn’t wait for discussing today.
“Dedikasi Pedagogi” at D’graph’s home. – View on Path.

Green Banana without ice #traditionalfood #salam2pisangijo 😸

Green Banana without ice #traditionalfood #salam2pisangijo 😸

Thought via Path

Ada 2 kemungkinan orang yang tidak berpikir, dia itu tidak peduli atau dia mati. at BTN Tae Blok A/9 – Read on Path.

SAVE OUR TRIP: BEDA PULAU BEDA CERITA

Gilimanuk tiba jam 5an, ada pemeriksaan KTP sama barang-barang tajam mungkin kita di kira teroris papan atas B-) di tempat pemeriksaan KTP tentaranya bilang keteman *teman saya ada yang rambutnya kribo* “itu rambut atau sarang burung? | ini seni pak” hahahaha semua cuma bisa ketawa, mau lawan tapi nanti tentaranya kalah, kan malu kalah sama anak backpacker, haha mengahayal terus! lanjut jalan lagi sekitar 4km, dapat mesjid kita istirahat sampai maghrib sambil nunggu tim 1 juga, ada yang shalat dan ada yang semangatnya mulai turun, suasana Bali tidak begitu asik saat menginjaknya tidak tau kenapa mungkin karna uang semakin tipis, 1 jam depan mesjid ketemulah kita sama tim yang lain, berkumpullah 9 orang memulai backpacker di tanah yang kurang mobil pick up sama truknya.

Nah waktu ketemu kita semua malah bingung bukannya senang, kenapa? Ber-4 saja susah nyari mobilnya apalagi ber-9 hahaha, senangnya kita ketemu tetapi bingungnya kita tidak tau mulainya dari mana, sudah 30 menit Cuma cerita pengalaman dan tidak membicarakan konsep, nah salah satu dari kita memutuskan jalan kaki sampai di tempat pengangkutan barang-barang berat, setelah sekitaran 1,5km jalan kaki, truk pengangkut besi, truk barang tidak ada yang mau angkut kecuali ada pick up kecil.

Sebenarnya saya tulis cerita ini lagi tidak mood, “Penilaian pertama di pulau ini tidak sama sekali menarik” itu kata saya yang sedang kadang tidur kadang bangun, mungkin karena suasananya saja yang tidak nyaman sekali sama kulit apalagi hati.

Kesimpulan cerita “di Bali saya tidak bisa menyimpulkan banyak karna memang tidak ada di catatan kecil saya” lain waktu ketika Bali sudah bisa terima saya bercerita, nanti akan di lanjutkan dengan konsep cerita yang berbeda. Ini bukan akhir kisah, ini Bali dan kami selamat sampai di GILI TRAWANGAN, Wasalam.

SAVE OUR TRIP: KEINDAHAN YANG ANEH

*Edisi yang tertunda dikarenakan fokus sekolah, silahkan nikmati lanjutannya :p*

Diteriakin ke arah Bromo! ya bingungkan jadi langsung naik ae, di tanya di atas mobil “Sampai dimana pak? | mau ke Bromokan? | ga pak, cuma sampai di Probolinggo | yaudah gapapa | bisa sampai Kraksaan ya pak | sebenarnya saya cuma sengaja ngantar kamu ke Probolinggo, ga ada urusan saya disana | sampai disana aja pak makasih” Loh baiknya bapak Iqbal ini :’) diturunin di tengah kota.

Ramenya masih jam 8 lewat kirain dah sepi, lewat traffic lamp di tawarin tubek 10K sampai Kraksaan, jarak Kraksaan dari sini sekitar 10an Kilo, emang mau ngeroda sampai Kraksaan cuma 10K -_-! lewati lalu singgah makan nasgorput *nasi goreng air putih* ternyata Kota Probolinggo ini kotamadya , pantesan.

Masih inisiatif sampai jam 10 nunggu mobil di lampu merah dan ga dapat-dapat kita istirahat di lawan jalan ke Jember kalau dari Probolinggo, dapat Musholah lalu temui RTnya, minta izin nginap, gadaikan KTP biar aman dan tidak di sangka maling tidur deh di Musholah sampai shalat subuh datang, bangun langsung jalan 5 menit dapat kabar gembira kita diturunin di Keraksaan dan teman-teman semua bingung, sampai sekarang kita belum pernah dapat tumpangan mobil truk, we didn’t know why!

Di Keraksaan tunggu mobil sekitar sejam-an sambil dengar suara ga jelas keluar dari traffic lamp “Kesalamatan anda lebih penting” itu aja berulang-ulang terus sampai 3212457413 kali, bikin badmood, dapat tumpangan lagi cuma sampai depan, 10 menitan nunggu, nulis deh “Numpang Paiton” biar cepet dan jreeeng jreeeng dapat tumpangan sampai Paiton, ditanya sampai mana pak? sampai Besuki, tambah jauh lagi kita hahahaha~

Di atas pick up personilnya nambah 2 orang, mereka bapak-bapak yang mau manen semangka di Besuki jadi ngobrol-ngobrol gitu di tawarin permen mint biar asik ceritanya, jagung, semangka, padi jadi SDA masyarakat sekitar sambil liat PLTU yang pemandangannya mantap diperjalanan sama batubaranya, pokoknya seru sampai lupa kalau kita dah sampai Besuki.

Jalan lagi lewati Alun-alun sekitar sekilometer dan tumpangan ini paling lucu, mobil JNE yang mau antar barang sampai 200m kedepan lalu ditanyain nih ya, dek turun disini aja karna di depan jalan by pass jadi numpangnya nanti tambah susah, tidak mau pusing, harinya juga hari jumat jadi naik bus 8K sampai terminal Sitobondo biar dapat shalat Jumat, yang tidak shalat atau no activity biasanya jaga barang, Shalat jumat berlalu makan siang dan lanjut sampai dapat traffic lamp jauhnya 2km, dapat tumpangan pick up lagi tapi masih di sekitaran Sitobondo.

Cappo sudah di jauhi sama penyakitnya dia sudah mendingan dan mau coba singgahin mobil lagi karna selama perjalanan belum pernah singgahin mobil *karir pribadinya buruk* dengan gaya Nike Ardilla-nya *baju tanpa lengan dimasukin di dalam levis dan jaketnya di ikat di pinggang* DAN HASILNYA KITA DAPAT TUMPANGAN SAMPAI KETAPANG, UYEEEEE~ iyalah senang, tim ini paling lama sampai di pelabuhan ketapang, selama 3 hari yang lain cuma sehari 2 malam.

Kita numpang di mobil Yamaha karna jaraknya jauh kita sempat tidur dimobil, bangun karna heboh ada yang liat monyet di sepanjang jalan, daerahnya Sitobondo dekat masuk Banyuwangi, katanya monyet-monyet itu keluar di pinggir jalan, mereka cari makan biasanya sopir truk lempar pisang atau semacamnya lah yang biasa di makan monyet.

Pertama kali aku juga liat kebun lombok yang luas didaerah pas masuk Banyuwangi, keren because we love chili, 30menit berlalu sampailah kita di pelabuhan ketapang mau ke pelabuhan gilimanuk, biaya kesebrang 6,5K naik kapal, sudah diatas kapal ketemu kita sama Biker HD Brotherhood Bandung katanya ada event di Bali tapi arah pembicaraannya bukan ke motor tapi lebih ke mashroom atau sejenisnyalah, aku tidak join, aku anaknya baik kakak :3

I got you my dream things in Pare #time #jakartapost

I got you my dream things in Pare #time #jakartapost