Digital Artwork, Illustration 2D, Traveling Photography, Swinging Friends Makassar, The Blues CFC, Creative Design.

Email: gynecosid@gmail.com

 

Stepping working exercise #PG #kampungbahasa #gerund

Stepping working exercise #PG #kampungbahasa #gerund

If I had two lives, I would give both of them to you

Happy birthday, Chelsea Football Club! #CFC109

(Source: daanielasm)

Lagiiiii… thanks for Boufant’s time. See ya

Lagiiiii… thanks for Boufant’s time. See ya

Thanks for your time mr. Berto, graduate in Gajah Mada University, amin  : )

Thanks for your time mr. Berto, graduate in Gajah Mada University, amin  : )

All members wait you to return your zeal and also smile,  gws mr. Boufant o:)

All members wait you to return your zeal and also smile, gws mr. Boufant o:)

SAVE OUR TRIP: SEMUA ORANG KEBERUNTUNGANNYA BERBEDA

Alhamdulillah ya kirain kita dah ga mau di angkut lagi hahaha tapi tetap bersyukur karna kami di turunin Cuma 3 km didepan, wets jangan salah di posisi kita diturunin itu kita dapat liat gunung indah, terbayarkanlah separuh capeknya, lanjut lanjut, sekitar 45 menit belum dapat tumpangan, saya tanya warga dululah kota terdekat apa? jaraknya berapa? supaya di perkirakan bisa jalan kaki atau tidak DAN wargapun bilang jalan kaki aja sampai Gempol dekat kok Cuma 4km kalau rame-ramekan ga terasa capeknya, Iya pak, capeknya di betis sama di bahu doangkan pak *dia kira kita robot*, kita putuskan untuk jalan lagi tapi kata teman bentar tunggu 1 mobil lagi baru lanjut, dan dan dan mobil pun singgah, Arah gempol pak, gempol, Iya ayo naik cepat, UYEEEEE~

Turun di Gempol, ingat breakfast biar batrai body full, dah itu jalan 300meter berteduh dulu sambil 3 teman kerja kecuali saya, namanya juga leader *hahaha disalah gunakan*. “Breaking news: jam 10 tim satunya berangkat dari pare dan satunya lagi start jam 12” “pergantian backpacker: Inal dan Opik keluar, Dian, Andang, Dewo dan Uber masuk”. Dengan santainya kita masih unggulkan jadi singgahin mobil dengan santainya kita sambil liat orang tidur pantatnya di kerumunin lalat, semuanya hahahahaha gitu, saya juga heran mungkin karna capeknya hal sekecil itu di ketawain hahahahaha, saya juga ikut ketawa emang lucu.

Pindah tempat lagi kita 1km demi 1km kami putuskan untuk isitirahat di mesjid, si Cappo sakit mungkin karna cuacanya terlalu cerah dan panas dan kemarin cuacanya hujan, Istirahatnya sampai 3 jam, saat itu panasnya cappo menurun dan semangat kamipun menurun tapi tetap lanjut sampai pom bensin karna di pom bensin salah satu tempat paling ampuh dapat tumpangan, kami nanya sekitar 15 mobil ga ada yang mau angkut mungkin karna kami tidak beruntung sampai-sampai kami sempat perang mulut, ada yang mau pisahlah, ada yang mau pulang, aduhhh kondisi begini kita harus tenang, tim yang lain juga begitu cepatnya dah berada dekat kita, tim ini harus diubah jadi mode Extra-Sabar biar bisa lanjut.

Keputusannya kita harus pindah di tempat ini walaupun 1 desa, akhirnya dapat tumpangan kata supirnya cuma  4km depan dek, iya pak terserah yang penting kami pindah dan kenyataannya lebih jauh dari 4km -_-! bohong pendek umur loh pak, sampailah di Bangil, di Alun-alun foto dululah, jepreeeet lanjut jalan lagi sampai ketemu mini market yang di depannya penjual es buah.

Kalau mau es buah gratis, pintarlah berakting sedikit dengan muka yang kusut karna kerasnya perjalanan lalu kami bilang kita dah jalan 10 hari bu dah keliling jawa kita asalnya dari Makassar, *criiiing criiiiing dewi kebaikan turun dari langit* Nih Es Jambu 2 gelas buat kalian | kami tidak punya cukup uang bu | dah gratis itu yang penting kalian sehat sampai tujuan, Ya Allah baiknya ini Ibu TAPI tips ini jangan keseringan di tiru, dapat merugikan pedagang di Indonesia.

Ngobrolnya dah setengah jam dan lanjut lagi karna kurangnya semangat naik bus lagi sampai Pasuruan biaya 8K diturunin depan terminal, dapat trotoar disana kita cari tumpangan lagi, kitakan punya karton lalu tulisannya NUMPANG salah satu kernet bus teriak “tulis tujuannya biar tau tujuannya kemana”, oh gitu jadi kita tulis Numpang Rejoso tapi tetap sampai Maghrib tidak ada yang  angkut, saking capeknya saya sempat menghayal “kita akan sampai”, setelah shalat kami lanjut dan singgah di lampu lalin, katanya dapat mobil di lampu lalin itu ampuh loh dan berhaaasiiil kita diturunin di perbatasan Pasuruan-Probolinggo dan pahlawan malampun datang?

SAVE OUR TRIP: SEMANGAT PANAS DINGIN

Sampai ketemu pak Toto lagi, perjalanan lanjut sampai ketemu MALAIKAT (O.O’!). Pak Toto ditanyain sama malaikatnya: “Toto berikanlah dia makanan, mereka sedang lapar dan orangnya baik kok, hahaha aku kembali lagi ke langit, criiiiiing”, UYEEEEE dapat makanan gratis, awalnya kami malu-malu tapi pak Toto bilang kalau ga mau turun kamu ga ngehargain aku, 1 tim pun bilang “Iya pak kami hargain pak”, Turunlah kita dengan di sambut Ikan Gule, aduhhh enaknya mama… T.T serasa pengen nangis.

Terlalu banyak menghayal akan memperlambat perjalanan, lanjut lagi kita men, diturunin di perampatan Mojokerto-Surabaya dan Pak Toto arahnya ke Surabaya dan disitulah kita pisah sambil salam-salaman, bersedih-sedih, peluk-pelukan, cium-ciuman Heh??? Kebanyakan menghayal gara-gara enaknya ikan gule tadi hahaha, sekitar 30 menit dapat tumpangan singkat cuma di turunin sampai Mojosari tapi tetap bersyukur karna tumpangan itu…. Ah sudahlah :p

Maghrib pun datang jalan lagi sekitar 0,5km dapat kantor polisi singgah cuci kaki, shalat dan lanjut lagi perjalanan selama 10 KI LO ME TER, IYA SEPULUH KILOMETER, 5kiloan kami singgah-singgah sebanyak 5x dan sisanya murni jalan kaki tanpa singgah ditambah berat tas meningkat, jadi (jarak + berat tas + semangat turun menurun = 20Km) badan retak, betis membesar, tangan dah hilang 1 karna saking capeknya gitu, jam 9 lewat alhamdulillah dapat mesjid di daerah Pongging, kita dinner dan istirahat pertama dimulai dan kamipun tidak tau kenapa mobil tidak ada yang singgah, Sad atau hufff.

Setelah shalat subuh itu kami harus bangun lagi dengan semangat pesimis karna semalam, sampai-sampai ada yang berpikiran: kemarin itu kenapa harus enaknya dulu *makan ikan gule* baru susahnya *jalan kakinya men* tapi sudahlah semua ada alasannya asalkan se-tim tetap sehat itu yang penting, lanjut lagi jalan sekitar 0,5km sampai jam 8pagi kami putuskan naik Bus sampai desa selanjutnya, ketika semua cara untuk numpang tidak bersahabat lagi, gunakan opsi terakhir Naik Bus.

Dengan bayar 6K diturunin di simpang 3 arah Pasuruan-Malang, jangan jalan terlalu jauh lagi, percuma karna pejalan kaki yang benar itu salah satunya menghindari jalan mobil yang kencang atau jalan by pass, dari situlah kita keseringan capek bawa tas berat, jalan jauh-jauh tidak tau mau singgah dimana, namanya juga newbie kakak :3 Dapat tumpangan lagi nih kita~

SAVE OUR TRIP: AWAL PERJALANAN DAN PENGALAMAN

Taraaaaa… salam backpacker se-nusantara, saya pemula atau bisa dikata baru pertama kali melakukan backpacker kemarin seminggu sebelum tahun baru 2014, tujuannya mau tahun baruan di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat NTB dan sepengetahuan saya sampai saat ini backpacker itu perjalanan dari kota ke kota memakai transportasi, makanan dan semacamnya dengan dana yang irit. So! sebagai experience hunter saya mencobanya dengan niat yang tekad dan nekat.

Awal kisah *kayak OVJ ae* saya memulai dengan 11 orang dan harus di bagi 3 tim, ini nicknya yang terjaring sebagai backpacker: saya, Ceba *ini yang sebarin virus backpacker*, Tato, Atep, Angga, Jaka, Opik, Wawan, Wika *satu-satunya cewek*, Inal dan Cappo, siap-siap kita akan buat sejarah tapi buat diri kita sendiri.

Yap! di hari pertama tepat di hari natal tim saya berangkat dan 2 tim lainnya tinggal soalnya tidak boleh bersamaan di hari yang sama karna cara kita backpacker pake sistem numpang-numpang di mobil truk atau pick up, bisa juga sebenarnya selain mobil-mobil itu tapi susah, so untuk mengurangi masalah backpacker kita harus pisah.

Masih di hari natal, saya ditunjuk sebagai leader, wawan, cappo dan angga sebagai tim singgahin mobil, iya setiap tim itu harus mempunyai strategi sendiri sebelum perang, sebelum start dari Pare, Kediri *posisi kami pada saat itu* kami keliling dululah cari perlengkapan, seperti korek, kantongan, makanan buat dijalan dan tidak lupa buat perokok “KERBAU harga Rp. 3,5K” lumayan irit hehe setelah itu barulah kita bilang Assalamu alaikum we’re leaving sama teman-teman dan warga sekitar lalu jalanlah kita menuju tempat pertama di Jalan Ahmad Yani, Pare.

Disinilah awalnya kami deg-degan, belum ada yang percaya tapi kami tetap optimis sampai tujuan dan taraaaaa… Kami mendapatkan tumpangan pertama mobil pick up dengan tanah liat yang basah, tidak peduli karna saat itu doa bersama terjawab, yes! Saya tidak akan pulang sebelum sampai di Gili, semuanya teriak bilang gitu.

Tak lama kita di turunin di Ngoro dan berteduh sejenak karna pada saat itu gerimis tidak mau berhenti, ketika kita backpacker kondisikan juga dengan cuaca, harus sabar dengan menunggu mobil dan bersahabatlah dengan cuaca yang ada, kalau ada salah satunya emosi, yakin! Tim kalian tidak akan pernah sampai di tujuan, jadilah penengah di setiap masalah yang ada. Lanjut jalan sekitar 1km kedepan dapat mobil didepan pom bensin, dapat tumpangan ke2, YEY!!! Selebrasi dululah, dapat tumpangan itu sama susahnya nyetak gol hehehe.

Biografi di tumpangan 2:

Nama: Pak Toto

Hobi: Pemelihara Burung

Status: Nikah punya anak 2 yang masih lucu-lucu

Dia mantan mahasiswa pencinta alam jadi tau kondisi kita, dia juga tawari siapa yang mau masuk Kampus Brawijaya hubungi dia aja kecuali fakultas kedokteran hahaha saling tukar nomor hp deh sapa tau ada temen yang minat, ya! di tengah perjalanan kami tiba-tiba singgah, didepan ada kantor polisi, dilarang angkut manusia di atas pick up katanya, jadi kita ngikut aja. Kalau mau ikut lagi, jalan kaki aja sampai depan lewatin kantor polisi, sekitar 2km aku singgah dan aku tunggu disana, pak toto bilang gitu, ya langsung aja dibalas IYA PAK, sekali lagi dapat tumpangan itu tidak segampang membalikkan tangan ma men… jalan kaki lagi kita~

Backpacker From Pare To Gili Trawangan sudah usai 25 Desember 13 - 03 Januari 14, cerita akan nyusul.

Kok mukanya kusut gitu? ga pernah senyum kalau lewat, bikin penasaran ae wakwakwkakwawk